Melodya
Sahabat Meditasi
Melepaskan Trauma dari Luka Keluarga
Saya Melodya dari Jakarta. Saya tidak memiliki penyakit fisik tertentu, tetapi saya menyadari bahwa saya menyimpan rasa marah terhadap orang tua saya. Sedikit latar belakang, keluarga saya tidak harmonis, tidak ada kehadiran batin, tidak ada cinta kasih, tidak ada kesadaran, dan tidak ada kebijaksanaan dalam hubungan sehari-hari. Ketidakharmonisan itu membuat saya menyimpan banyak luka dan trauma. Di usia dua puluhan, saya mulai menyadari hal ini, mengakuinya, dan menerima bahwa saya memang memiliki trauma, dan itu tidak apa-apa.