Testimonials Harbie

"Ada Momen Dimana Aku Sama Sekali Gabisa Nafas"

Nama saya Harbie Kurnia, berumur 26 tahun, berasal dari Sunter, Jakarta Utara. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih pada kesempatan berharga kali ini. Meskipun tampak ceria, sejatinya saya menghadapi berbagai masalah dalam hidup saya, salah satunya adalah ADHD. Ini membuat saya sangat sulit untuk diam dan fokus, bahkan untuk aktivitas simpel seperti menonton YouTube atau berbicara dengan orang lain dalam durasi yang lama. Saya juga mengalami GAD, atau Generalized Anxiety Disorder, yang beberapa kali muncul dalam situasi-situasi bisnis saya.

Saya memiliki bisnis dan dalam beberapa momen, seperti saat mendapatkan kritik dari kompetitor atau berbicara dengan karyawan, saya bisa merasa sesak tanpa alasan yang jelas. Selain itu, saya juga memiliki masalah rinitis alergi, yang membuat bernapas di Jakarta menjadi sulit karena adanya blokade yang bisa berlangsung hingga 24 jam di hidung saya.

Meskipun awalnya skeptis, saya memutuskan untuk mencoba sesuatu di sini. Apa yang saya pelajari tidak selalu langsung berkaitan dengan masalah saya, namun banyak trauma yang terbuka selama event ini. Misalnya, saya menemukan bahwa saya seringkali merasa marah ketika melihat polisi di jalan. Pada satu insiden ketika saya masih kecil dan dalam kondisi darurat kesehatan, kami ditilang oleh polisi meskipun ayah saya mencoba menjelaskan situasi tersebut. Ini membuat luka di hati saya dan mengakar sebagai kemarahan yang mendalam.

Namun, melalui meditasi, saya kembali ke memori tersebut dan menemukan bahwa kemarahan itu berakar dari satu kejadian tersebut. Saya belajar untuk melepaskan kemarahan itu, mengampuni polisi tersebut, dan berharap kebahagiaan untuknya. Saya merasa lebih tenang sekarang, dan berterima kasih atas pengalaman meditasi yang telah membantu saya mengakses akar masalah ini.

Dari pengalaman ini pula saya sadar bahwa setiap orang memiliki masalah dan trauma mereka masing-masing dan tugas kita sebagai manusia adalah untuk memberikan dukungan, bukan penghakiman. Saya menemui diri saya yang dulu, yang judgemental, dan berbicara dengan dia. Saya bilang bahwa apa yang saya lakukan dulu tidak benar, tetapi saya ada di sini sekarang untuk memastikan bahwa saya akan memberikan banyak hal positif di dunia ini untuk menebus semua kesalahan yang pernah saya lakukan.

Meskipun kita di sini tidak boleh berterima kasih, saya ingin menyampaikan apresiasi saya kepada Pak Merta, Pak Putu, dan Pak Suardika, yang telah dengan sangat energik memandu saya setiap hari melalui layar. Saya berharap semakin banyak orang yang bisa bergabung dengan Tapa Brata 1, 2, 3 ini, sehingga kedepannya akan ada lebih banyak hal positif di dunia ini, trauma-trauma bisa disembuhkan, dan kita semua bisa berbagi kebaikan di dunia ini, membuatnya menjadi tempat yang lebih baik. Terima kasih banyak!

Harbie
Tapa Brata 1

Program & Class

Activity Schedule

Program & Class

Meditation Program