Testimonials

What They Say About Bali Usada

Melodya

Meditation Friends

Melepaskan Trauma dari Luka Keluarga
Saya Melodya dari Jakarta. Saya tidak memiliki penyakit fisik tertentu, tetapi saya menyadari bahwa saya menyimpan rasa marah terhadap orang tua saya. Sedikit latar belakang, keluarga saya tidak harmonis, tidak ada kehadiran batin, tidak ada cinta kasih, tidak ada kesadaran, dan tidak ada kebijaksanaan dalam hubungan sehari-hari. Ketidakharmonisan itu membuat saya menyimpan banyak luka dan trauma. Di usia dua puluhan, saya mulai menyadari hal ini, mengakuinya, dan menerima bahwa saya memang memiliki trauma, dan itu tidak apa-apa.

Rosna

Meditation Friends

Saya Sangat Sensitif Terhadap Penolakan
Saya Rosna dari Jakarta. Saya sudah mengikuti Tapa Brata 1 sebanyak lima kali, dan Tapa Brata 2 sekali. Setiap kali saya ikut, selalu ada pengalaman yang sangat berkesan dan membuat saya terus bertumbuh.

Agustina

Meditation Friends

Ketenangan Itu Nyata. Aku Menemukannya di Dalam Diri
Nama saya Agustina, asal Aceh, sekarang tinggal di Bali. Tiga tahun terakhir ini adalah yang terberat dalam hidup saya. Waktu ibu saya datang beberapa waktu lalu, saya bilang pada beliau bahwa saya sangat lelah dengan hidup. Sebenarnya itu titik terparah, saya mengalami depresi yang sangat berat selama tiga tahun terakhir ini.

Vicky Feliren

Meditation Friends

Meditation. 7 days. No phone. Noble silence.
I’m a researcher. I live by data and peer-reviewed studies. So when I packed my bags for a seven-day silent meditation retreat in Bali, my skepticism came along for the ride. No one. No talking. Just me, my racing thoughts, and one question that wouldn’t let me sleep:

Aayuh

Meditation Friends

Saya Didiagnosis Kanker Getah Bening
Nama saya Aayuh. Saya berasal dari Merauke dan tinggal di sana sejak tahun 2009. Namun, pada tahun 2021, saya didiagnosis menderita kanker getah bening.